Perbedaan Metode Perhitungan: Mengapa Lebaran Muhammadiyah dan NU Sering Berbeda Tanggal?

 

Perbedaan Metode Perhitungan: Mengapa Lebaran Muhammadiyah dan NU Sering Berbeda Tanggal?

Lebaran Muhammadiyah dan Lebaran Nahdlatul Ulama (NU) berbeda karena keduanya menggunakan cara perhitungan waktu yang berbeda dalam menentukan kapan tanggal 1 Syawal, hari raya Idul Fitri. Muhammadiyah menggunakan metode hisab, yaitu metode perhitungan astronomi berdasarkan pergerakan bulan, sedangkan NU menggunakan metode rukyatul hilal, yaitu metode pengamatan langsung hilal atau rukyat oleh ahli-ahli falak atau astronomi Islam.

Karena perbedaan metode perhitungan tersebut, kadang-kadang terjadi perbedaan satu hari antara tanggal 1 Syawal versi Muhammadiyah dan tanggal 1 Syawal versi NU. Meskipun demikian, keduanya memiliki tujuan yang sama dalam merayakan hari raya Idul Fitri sebagai momen untuk bermaaf-maafan dan mempererat hubungan sesama umat Muslim.

Komentar

Postingan Populer