Rinduku Di Hari Raya Idul Fitri
Hari raya Idul Fitri adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian besar umat muslim di seluruh dunia. Namun, bagi sebagian orang, momen ini bisa menjadi momen yang paling menyedihkan dalam hidup mereka. Seperti dalam cerita ini.
Ayu memandang kosong ke luar jendela, sambil menahan tangisnya yang ingin pecah. Sudah dua hari ia tak bisa tidur karena terlalu banyak memikirkan momen Idul Fitri yang semakin dekat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Ayu selalu menghabiskan hari raya dengan keluarganya di kampung halaman. Namun, tahun ini ia tak bisa pulang karena kondisi pandemi yang masih belum membaik.
Ia merindukan suasana kampung yang ramai, aroma masakan khas Lebaran yang menggoda, serta suara takbir yang menggema di malam takbiran. Tapi yang paling ia rindukan adalah pelukan ibunya yang selalu hangat dan penuh kasih sayang.
Ayu terus menahan tangisnya saat tiba-tiba ponselnya berbunyi. Ia mengambilnya dan melihat pesan dari ibunya.
"Ibu rindu kamu, Nak. Semoga kamu sehat selalu dan bisa pulang ke kampung tahun depan."
Air mata Ayu tak bisa lagi ia tahan, ia meratapi takdir yang menghalanginya dari bersama keluarganya di hari yang paling spesial itu. Ia merindukan suasana kampung dan momen-momen kebersamaan yang selalu terasa istimewa di hari raya.
Ayu merenung sejenak, lalu mengambil wudhu dan melakukan shalat Idul Fitri sendirian di kamarnya. Ia merasa sedih dan kesepian, namun ia juga merasa bersyukur masih diberi kesempatan untuk merayakan Idul Fitri meski jauh dari keluarga.
Setelah shalat, Ayu membuka kotak kue kering yang ia beli sebagai pengganti kue-kue khas Lebaran yang selalu disajikan di kampung. Ia memakannya sambil menonton video panggilan dengan keluarganya yang juga sedang merayakan Idul Fitri.
Meski tak bisa bersama, mereka tetap bisa bersama dalam doa dan ikatan kasih sayang yang kuat. Ayu merasa sedikit lega dan menghibur dirinya sendiri bahwa tahun depan, ia akan bersama keluarganya di kampung halaman, merayakan Idul Fitri dengan penuh sukacita dan kebersamaan.


Komentar
Posting Komentar